Minggu, 15 November 2015

OBESITAS

Kegemukan/Obesitas


Kegemukan atau obesitas menandakan seseorang mempunyai masalah pada kesehatannya. Dimana resiko dari kegemukan itu dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya jantung, diabetes, dan darah tinggi.


Bagaimana seseorang dianggap dianggap menderita Obesitas??????


Seseorang dianggap menderita obesitas bila indeks massa tubuh ( IMT ) lebih dari 30 kg/m2.


Kegemukan rata-rata akan mengurangi harapan hidup enam hingga tujuh tahun.
IMT 30-50 = 2 s/d 4 tahun
IMT > 40 = 10 tahun


PENYEBAB OBESITAS
a. Kombinasi kelebihan asupan energi makanan dan kurangnya aktivitas fisik.
b. Gaya hidup kurang bergerak dan suka ngemil.
c. Genetika
d. Penyakit lain
e. Terapi obat-obatan


Merokok memberikan efek nyata pada berat badan seseorang. Mereka yang berhenti merokok mengalami kenaikan berat badan rata-rata 4,4 kg untuk laki-laki dan 5,0 kg untuk perempuan selama 10 tahun.


SEJARAH
Selama abad pertengahan dan jaman Renaissance, kegemukan sering dipandang sebagai simbol kemakmuran, dan cukup sering ditemukan di kalangan elite: Jenderal Tuscan Alessandro del Borro.


Orang Yunani adalah yang menyadari bahwa kegemukan adalah gangguan medis.
Hipocrates menulis bahwa "Kegemukan sendiri bukanlah penyakit, tetapi pertanda dari penyakit lain".


Cara mengatasi Obesitas:
a. Olah raga teratur
b. Makan dan minum secara teratur, seorang yang gemuk porsi makan lebih banyak dan pikiran selalu mengarah pada makan, ngemil, dan ingin mengunyah terus. Maka disarankan hindari makan dan ngemil pada malam hari sebab itu mempermudah penimbunan lemak pada tubuh.
c. Banyak beraktivitas


Rumus menghitung berat badan normal:
BBN = ( tinggi badan - 100) x 0.9 %


Sumber: Klinik Prima Medika PT. PRIMA DARABA GEMILANG site Sambarata, Berau, Kaltim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar